Kolaborasi Klinik Arsip Vokasi UI bersama P3RI: Dorong Evaluasi Arsip Lewat Asesmen Mandiri Menggunakan World Bank Records Management Roadmap

DEPOK, KINAR.ID – Pada tanggal 8 Mei 2025, Klinik Rekod dan Arsip Vokasi UI bekerja sama dengan Perkumpulan Profesi Pengelola Rekod Indonesia (P3RI) menggelar kegiatan diskusi terarah yang berfokus pada asesmen mandiri pengelolaan arsip. Kegiatan ini mengajak peserta untuk menilai maturity dan kondisi pengelolaan arsip di organisasinya masing-masing menggunakan World Bank Records Management Roadmap sebagai panduan. Dalam sesi pembicaraan inti WBG Records Management Roadmap, Ibu Dyah Kristiani yang berprofesi sebagai Information analyst dari World Bank menjadi pembicara dengan memperkenalkan 8 bagian yang termasuk ke dalam Roadmap. Kegiatan ini juga mengajak peserta untuk berdiskusi dalam Forum Group Discussion sebagai langkah untuk penilaian terhadap studi kasus pengelolaan arsip.

Focus Group Discussion ini berlangsung selama 75 menit dengan membagi peserta dari berbagai organisasi menjadi 5 kelompok yang dibimbing oleh fasilitator. Setiap kelompok diberi waktu yang cukup untuk menyelesaikan studi kasus pengelolaan kearsipan sesuai dengan Destination dan Milestone yang ada pada World Bank Records Management Roadmap. Tak hanya diskusi, peserta kelompok juga saling berbagi pengalaman tentang pengelolaan arsip yang ada dalam organisasinya, menganalisis level progres dalam pengelolaan arsip organisasi, serta menentukan langkah yang bisa dilakukan oleh organisasi untuk mendapatkan output sesuai dengan tujuan yang telah ditentukan.

“Tentunya hal ini dapat menjadi harapan untuk Vokasi MRA, Kinar, dan P3RI bahwa organisasi yang memiliki pengelolaan kearsipan yang baik tentunya mereka mampu memberikan penilaian sendiri kepada kearsipan yang mereka punya di organisasi sehingga mereka bisa mempunyai tujuan akhir yang sempurna untuk organisasinya dan tentunya hal ini akan menjadi satu poin plus dalam kearsipan bahwa organisasi dapat menilai sendiri sebelum diaudit.” tutur Ibu Sandra 

Dari hasil diskusi, banyak peserta menyadari bahwa penilaian mandiri dapat membantu mengidentifikasi kelemahan dan potensi pengembangan dalam sistem pengarsipan mereka. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi institusi untuk membangun pengelolaan kearsipan yang terarah secara efektif bagi keberlangsungan institusi.

———

Ditulis oleh: Tim Publikasi KINAR

Tags:

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *